Amankah Anak Makan ice cream?

Boleh jadi, hampir tidak ada anak-anak yang tidak suka es krim. Baru mendengar bunyi bel pedagang es krim saja, anak Anda mungkin sudah terlonkaj berlari dan memanggil. Demikian pula halnya ketika berbelanja di supermarket, si kecil dengan semangat tinggi langsung menuju freezer tempat es krim. Saat itulah Anda terjebak dalam dilema, diizinkana atau tidak anak makan es krim.

Salah satu hal yang menonjol dalam komposisi es krim adalah kandungan lemaknya yang mayoritas berupa lemak jenuh, jenis lemak yang dapat meningkatkan kadar kolesterol di dalam darah. Juga, bahan baku es krim yang terutama berasal dari hewani, membuat es krim memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi. Itu sebabnya, kita perlu membatasi konsumsi es krim pada si kecil, terutama pada mereka yang sudah kelebihan gizi. Sebab, kandungan lemak dan pemanis yang tinggi di dalam es krim, dapat memicu gangguan kesehatan pada si kecil, terutama obesitas. Namun, sebenarnya es krim cukup aman dikonsumsi, asal tidak berlebihan. Pada anak-anak yang kelebihan gizi, konsumsi es krim cukup satu porsi seminggu. Buat yang normal, konsumsi lemak dari es krim sebesar 20-30 gram per hari tidak termasuk berlebihan. Hal ini karena tubuh anak rata-rata membutuhkan lemak sekitar 30-35% dari total energi, termasuk 10% di antaranya berupa asam lemak esensial. Selain itu, es krim juga tidak bakalan menyebabkan anak sakit pilek dan batuk bila ia memakannya dalam keadaan sehat dan jumlahnya wajar. Meski demikian, munculnya penyakit infeksi saluran pernapasan atas pada anak, seperti hidung tersumbat, pilek, dan radang tenggorokan memang sering berkaitan dengan konsumsi es krim. Dari riset G.J. Connett dan B.W. Lee yang dilaporkan British Medical Journal tahun 1994, menyebutkan, pengaruh makanan dingin baru akan mulai terjadi beberapa jam setelahnya. Hal ini berkaitan dengan udara dingin yang mengalir ke dalam saluran pernapasan. Bila ini terjadi berkali-kali dan dalam jangka waktu yang lama, daya tahan saluran napas akan menurun sehingga terjadi radang pada saluran pernapasan atas. Tapi sesungguhnya, rasa dingin dari es krim tidak menimbulkan efek beku pada saluran pernapasan. Walau begitu, ada orang dewasa maupun anak-anak yang mengeluh mengalami sakit kepala setelah makan es krim. Ini karena ketika es krim menyentuh ujung-ujung saraf di langit-langit rongga mulut, rasa dingin es krim akan menyebabkan tubuh bereaksi secara berlebihan untuk mengimbangi rangsang dingin yang diterimanya. Akibatnya, pembuluh-pembuluh darah di kepala mengalami pelebaran dan berupaya untuk menghangatkan pusat saraf. Reaksi inilah yang memicu timbulnya sakit kepala. Penjelasan ini terungkap melalui riset Maya Kaczorowski, usia 13 tahun, seorang pelajar tingkat 8 di Dalewood Middle School, Hamilton, Kanada, yang kerap mengalami sakit kepala setiap kali dia selesai menikmati es krim. Rasa ingin tahunya mendorongnya untuk meneliti hubungan es krim dan sakit kepala, terhadap 145 orang teman sekolahnya, di bawah bimbingan ayahnya, Prof. Janusz Kaczorowski, dokter di Universitas McMaster. Hasil Maya yang diakui secara ilmiah oleh ilmuwan dunia dan dipublikasikan British Medical Journal volume 325 tahun 2002, menunjukkan orang yang biasa memakan es krimnya dengan cepat akan lebih sering mengalami sakit kepala dibandingkan mereka yang memakannya secara perlahan-lahan. Taktik lain agar �aman� makan es krim, dikemukakan Prof. Joseph Hulihan dari Department of Neurology, Temple University Health Sciences Center di Philadelphia, Amerika Serikat. Katanya, makanlah es krim dengan menggunakan bagian depan mulut saja, dan tidak dengan seluruh bagian mulut. Coba saja …

 

 

http://www.bayi.us/pages/berita/beritashow

Iklan

Mempercepat Kehamilan Dengan Menyantap Es Krim

Bagi setiap pasangan yang sudah menikah, buah hati merupakan sosok yang diidam-idamkan. Berbagai cara ditempuh untuk menghadirkan sang buah hati di dunia. Namun kadang, ada beberapa pasangan yang tak langsung dikaruniai buah hati. Karena itu, berbagai cara akan dilakukan demi mendapatkan bayi yang diidam-idamkan. Mulai dari yang bersifat tradisional, hingga ke pengobatan moderen seperti bayi tabung. Tentu saja, kadang untuk proses ini membutuhkan biaya yang tak murah.

Ternyata, kini ada sebuah penelitian yang mungkin bisa jadi kabar menyenangkan bagi pasangan yang ingin punya momongan. Caranya pun cukup gampang, yakni dengan memperbanyak makan es krim. Mungkin, bagi sebagian orang, hal ini dianggap sebagai sebuah lelucon. Tapi, tidak bagi para peneliti yang berasal dari Harvard School of Public Health di Boston Amerika.

Berdasarkan oleh sebuah penelitian yang dikembangkan para ilmuwan tersebut, terdapat sebuah kesimpulan yang cukup mencengangkan. Dengan menyantap es krim atau segelas susu berlemak setiap hari, seorang perempuan akan lebih mudah hamil. Hal ini disebabkan oleh karena meningkatkan kemungkinan terjadinya konsepsi dalam rahim sehingga akan mempercepat seorang wanita untuk hamil.

Es krim selain lezat untuk dinikmati ternyata juga membawa manfaat bagi para perempuan yang ingin hamil. Karena itu, sediakan selalu es krim di kulkas. Hmm..selain sedap, semoga itu bisa memacu perempuan mewujudkan keinginannya memunyai anak.

Sumber : Team Andriewongso.com

Es Krim Cone

Panas-panas, minum es krim. Tentu sangat menyegarkan. Apalagi, kalau sambil jalan-jalan. Maka, panas menyengat pun bisa terasa dingin kala menyesap es krim cone. Sangat praktis, bisa dibawa ke mana-mana, dan cone-nya pun bisa pun bisa sekaligus dimakan.

Tapi, tahukah Anda bahwa cone es krim itu tercipta karena ketidaksengajaan? Alkisah, pada sekitar tahun 1904, ada sebuah pameran internasional yaitu St. Louis World’s Fair. Di pameran itu, penjual dan pembeli berjubel untuk saling bertransaksi.

Menurut fakta yang disebutkan dari sejumlah sumber, ada dua orang pedagang makanan dan minuman ringan yang saling berdampingan konternya pada pameran tersebut. Yang satu berjualan wafer waffle dan satunya lagi berjualan es krim. Pada suatu hari yang sangat panas, penjual es krim kewalahan melayani pembelinya. Ia tak mengira pembelinya hari itu sangat banyak. Akhirnya, stok tempat membawa es krim milik si penjual es krim habis. Padahal, saat itu pembeli yang mengantri masih berjubel.

Ia pun sempat kebingungan dan nyaris menutup konternya. Sebab, ia tak tahu bagaimana bisa menjual es krim tanpa tempatnya. Namun, ia sempat mengadu pada si penjual wafer waffle tentang masalah ini. Ternyata, tanpa pikir panjang, si penjual waffle pun menawarkan wafflenya untuk dijadikan tempat sementara untuk menaruh es krim tersebut. Maka, ia pun kemudian menggulung wafflenya dan memberikan sebagian pada si penjual es krim.

Gulungan waffle itu kemudian diisi pucuknya dengan es krim. Ternyata, waffle yang diisi es krim ini sangat disukai oleh pembeli. Dan akhirnya kedua orang penjual yang berdampingan ini mendapat keuntungan yang sangat berlipat. Maka, sejak saat itu, es krim cone pun dikenal dan menyebar ke seluruh dunia hingga sangat populer sampai sekarang.

Sumber  : Team Andriewongso.com

Sejarah Es Krim

Sebelum adanya sistem pendingin yang modern, es krim adalah makanan yang mewah dan hanya dihidangkan pada acara-acara yang spesial.

Dahulu, membuat es krim adalah hal yang sangat merepotkan. Untuk membuat es krim, Es didapatkan dari danau atau kolam yang membeku saat musim dingin, kemudian dipotong dan disimpan dalam tumpukan jerami, lubang di dalam tanah, atau tempat penyimpanan es yang terbuat dari kayu dan diberi jerami. Es disimpan untuk kemudian dipakai saat musim panas.

Saat musim panas. es krim kemudian dibuat secara tradisional dengan mengolah adonan didalam mangkuk besar yang ditaruh dalam sebuah tube yang diisi dengan campuran es yang telah dihancurkan dan garam, yang membuat adonan es krim itu membeku.

Sumber: CeritaAnak.org

Anggapan Salah Tentang Es Krim

Akibat komposisinya yang sarat akan energi, protein, dan lemak, terutama lemak jenuh, es krim kerap dituding sebagai biang keladi penyebab kegemukan atau obesitas.

Padahal, kontribusi energi es krim per takaran saji (satu cangkir) hanya sakitar 10 persen dari total kebutuhan energi dan kontribusi lemaknya sekitar 15 persen dari total kebutuhan lemak perhari. Jumlah tersebut termasuk kecil, sehingga kurang pas jika es krim dituduh sebagai biang keladi penyebab kegemukan atau obesitas.

Kegemukan lebih tepat disebabkan oleh kebiasaan makan yang kurang baik terutama energi dan lemak yang berlebihan serta kurangnya aktivitas fisik. Obesitas lebih disebabkan oleh faktor keturunan. Risiko anak mengalami obesitas bila salah satu orangtuanya obesitas adalah 30 persen. Risiko tersebut meningkat ménjadi 70 persen apabila kedua orangtuanya obesitas.

Anggapan yang salah tentang es krim juga terjadi pada ibu hamil. Masyarakat berpandangan bahwa ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi es, termasuk es krim. Hal yang dikhawatirkan adalah lahirnya bayi dengan bobot tubuh yang terlalu besar (oversize baby). Es krim adalah makanan yang dikonsumsi sebagai kudapan. Oleh karena itu, tidak akan menambah energi terlalu banyak jika dikonsumsi secara wajar. Jumlah konsumsi es krim yang wajar adalah dua hingga tiga cangkir per minggu.

Penyebab Batuk Pilek

Banyak anggota masyarakat menyangka es krim sebagai penyebab batuk pilek. Hal ini sama sekali tidak benar. Sebab, ketika masuk ke mulut, es krim dengan segera akan meleleh. Pelelehan es krim dengan cepat dipacu oleh pengaruh suhu tubuh, sehingga saat es krim masuk ke kerongkongan suhunya sudah tidak sedingin air es.

Hal yang berbeda terjadi apabila seseorang mengonsumsi es jeruk. Air yang dingin tidak lantas naik suhunya saat masuk ke mulut. Kenaikan suhu air lebih lambat  terjadi sehingga  , sehingga saat air es masuk ke kerongkongan, suhunya masih sangat rendah. Hal inilah yang justru menyebabkan batuk atau pilek. Di negara-negara empat musim, es krim justru dikonsumsi saat musim dingin. Hal ini dilakukan karena energi es krim yang tinggi dipercaya dapat membantu mempertahankan suhu tubuh agar tetap hangat.

Es krim juga digunakan sebagai obat pilek. Hal ini dilakukan karena seseorang yang menderita pilek diharuskan mengonsumsi cairan dalam jumlah besar agar tidak mengalami dehidrasi. Es krim yang juga mengandung air dapat digunakan sebagai penyedia cairan tubuh, terlebih rasa dan teksturnya sangat disukai oleh penderita, sehingga konsumsinya akan sangat membantu penyembuhan.

Meskipun demikian, es krim sebaiknya dihindari oleh penderita radang tenggorokan, amandel, atau asma. Ketiga penyakit tersebut dapat kambuh apabila terinduksi oleh suhu dingin.

Penyebab Gigi Berlubang

Penyebab utama terjadinya gigi berlubang adalah difermentasinya sisa-sisa karbohidrat, terutama gula sederhana, yang tertinggal dan menempel pada gigi. Fermentasi yang dilakukan oleh bakteri-bakteri dalam mulut adalah mengubah gula menjadi asam-asam organik yang dapat melubangi gigi dalam jangka waktu lama.

Fermentasi dapat terjadi pada segala jenis karbohidrat. Dengan demikian, makanan apa pun yang mengandung karbohidrat berpotensi untuk menyebabkan gigi berlubang.

Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah gigi berlubang adalah dengan menjaga kebersihan mulut dan rajin menggosok gigi, minimal dua kali sehari, setelah sarapan pagi dan sebelum tidur. Gosok gigi atau berkumur air putih sangat dianjurkan untuk dilakukan setelah mengonsumsi makanan berkarbohidrat atau yang manis, termasuk es krim.

Penyebab Diabetes

Diabetes melitus adalah suatu kondisi pankreas tidak depat menghasilkan insulin yang cukup bagi tubuh atau berhenti menghasilkan insulin sama sekali. Kekurangan insulin menyebabkan glukosa di dalam darah tidak dapat dikonversi menjadi glikogen atau diserap sel-sel tubuh yang membutuhkan energi.

Dalam ilmu kesehatan, skala yang digunakan untuk mengukur signifikasi efek yang ditimbulkan makanan terhadap penderita diabetes disebut sebagai indeks glisemik. Indeks glisemik (IG) adalah peringkat individual makanan berdasarkan efeksnya terhadap kadar glukosa darah, yang berhubungan dengan waktu pencernaan dan penyerapannya.

IG dari makanan tergantung dari komposisinya, seperi lemak, protein, karbohidrat, dan serat pangan. Makanan berkabohidrat tinggi umumnya memiliki IG tinggi, yang berarti cepat meningkatkan kadar glukosa darah. Penderita diabetes selalu disarankan tidak mengonsumsi makanan yang memiliki IG tinggi agar kadar glukosa darahnya tetap terkendali.

IG memiliki nilai berkisar antara 0 hingga 100 dan diklasifikasikan menjadi tiga tingkatan yaitu tinggi (lebih dari 70), sedang (antara 56-69) dan rendah (kurang dari 55). Makanan yang termauk ber IG tinggi adalah: roti tawar, sari buah segar, sereal sarapan, kentang, kurma, dan pisang. Makanan yang tergolong ber-IG sedang adalah madu, selai, dan kentang yang baru dipanen. Makanan ber-IG rendah adalah buah-buahan, seperti apel, aprikot, ceri, ganggur, jeruk, pear, dan peach, jagung manis, ubi jalar dan kacang-kacangan.

Es krim merupakan makanan yang mengandung 14-16 persen glukosa. Jumlah yang cukup besar dibandingkan makanan lainnya. Namun, interaksi komponen-komponen di dalamnya menghasilkan es krim sebagai makanan yang ber-IG antara 55-57. Berarti es krim termasuk makanan ber IG rendah hingga sedang, sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes asalkan dalam jumlah wajar. Es krim tidak memiliki aktivitas peningkatan glukosa darah yang cepat seperti roti, nasi, atau umbi-umbian.

Konsumsi dengan Benar dan Sehat

Berikut ini tip yang diharapkan dapat membantu konsumen dalam mengonsumsi es krim dengan benar dan sehat:

  • Konsumsilah es krim dalam jumlah wajar, yaitu dua hingga tiga cangkir per minggu.
  • Penderita intoleransi terhadap laktosa (lactose intolerance) sebaiknya membatasi konsumsi es krim.
  • Pilihlah es krim yang memiliki label jelas, agar diketahui dengan pasti komposisi bahan (ingredien) dan komposisi zat gizinya. Es krim hasil industri pangan besar umumnya dibuat dari bahan baku pilihan dan diolah dengan tingkat sanitasi dan higiene yang memadai. Banyak es krim buatan skala rumah tangga yang tak berlabel dan proses pengolahannya tidak memenuhi standar yang baik, sehingga dikhawatirkan mengandung sejumlah mikroba penyebab penyakit.
  • Bersikap telitilah sebelum mengonsumsi es krim. Perhatikan tanggal kedaluwarsanya. Meskipun disimpan dalam suhu beku, es krim tetap memiliki batas kedaluwarsa.
  • Simpanlah es krim pada suhu beku (freeze,) untuk mempertahankan keamanannya. Usahakanlah untuk selalu membeli dan mengonsumsi es krim yang dijual dalam freezer. Jangan membeli es krim yang dijul tanpa freezer karena keamanannya tidak terjamin.
  • Cucilah tangan sebersih mungkin sebelum makan es krim. Kontak dengan tangan kotor sangat memungkinkan es krim terkontaminasi oleh mikroba yang berpotensi menyebabkan sejumlah gangguan kesehatan.(senior)

Sumber:

http://www2.kompas.com/kesehatan/news/0508/15/092050.htm

J.Lo Ice Cream GELATO & Es Puter

Hallo,

Saya mau memperkenalkan produk Ice Cream GELATO & Es Puter buatan saya sendiri.

Ice Cream GELATO & Es Puter yang saya buat MENGGUNAKAN GULA ASLI dan TANPA BAHAN PENGAWET.

Aneka rasa Ice Cream GELATO:

– Chocolate

– Strawberry

– Vanilla Oreo

– Vanilla Choco Chips

– Mocca Choco Chips

– Japanese Green Tea

– Rum Raisin

Aneka rasa Es Puter:

– Durian

– Nangka

– Kacang Hijau

– Kacang Merah

– Ketan Hitam

– Taro (talas ungu)

– Kelapa Muda

– Jagung

– Alpukat

Sekarang ini produk saya sudah tersedia di:

– Resto Pondok Kemangi BSD City

– Resto/Cafe Baksoku WANTUTRI Taman Palem Lestari

– Resto Bandar Betawi Jakarta

Saya juga menerima pesanan untuk acara-acara seperti:

– arisan

– ulang tahun

– pernikahan

– Catering

– Dll

Untuk informasi harap hubungi :

Hendra

esia 021 92922000

xl 081905922000